3 Faktor Non Logis Penentu Keuntungan Jual Pulsa

Banyak orang yang mulai menyepelekan bisnis pulsa sebagai bisnis ecek ecek dengan keuntungan yang unyu unyu (minim sekali). Jika Anda termasuk kepada orang berfikir demikian, sebaiknya baca artikel ini agar tahu bahwa tidak sedikit orang yang mencicipi kesuksesan dari bisnis pulsa. Keuntungan jual pulsa bisa lebih gede daripada upah minimum kota (UMK), dan bahkan bisa lebih besar dari jumlah tersebut berkali kali lipat.

3 Faktor Non Logis Penentu Keuntungan Jual Pulsa

Hal yang menentukan keuntungan jual pulsa besar atau kecil terletak pada beberapa faktor non logis yang mungkin tidak kita pertimbangkan sebelumnya, antara lain : pola pikir orang yang melaksanakannya, seberapa jauh dia mau mengusahakan keuntungan yang ingin diraihnya, serta bagaimana cara dia mengusahakan yang terbaik untuk orang lain. Kalau sebelum memulai Anda sudah berfikir bahwa menjual pulsa hanya bisa membuat Anda mendapatkan keuntungan puluhan ribu sehari, maka pemikiran tersebut benar! Dan untuk Anda yang berfikir bahwa keuntungan dari menjual pulsa bisa mencapai raturan ribu perhari, maka pikiran tersebut juga benar. Apa yang menyebabkan hal tersebut demikian, mari kita bahas alasannya!

Hal Non Logis 1 – Pola pikir

Jenis bisnis apapun, kalau kita berfikir akan kurang berhasil, maka akan demikian juga kenyataannya. Begitupun sebaliknya, jika kita berfikir suatu bisnis akan berhasil, maka kita sudah selangkah lebih baik dalam mencapai keberhasilan bisnis tersebut. Pola pikir akan menentukan semangat, target pencapaian tujuan kita, serta bisa menggerakkan seluruh potensi yang ada dalam diri kita untuk bersinergi meraih tujuan dan cita cita kita.

Hal Non Logis 2 – Proses Duplikasi

Besar kecilnya keuntungan jual pulsa ditentukan oleh upaya dalam melakukan duplikasi. Semakin banyak bisa melakukan transaksi, maka semakin banyak pula keuntungan yang bisa didapatkan. Contohnya begini :

Pendi menjual pulsa di rumah sendiri, dan hanya melayani 10 transaksi setiap harinya. Karena ingin agar transaksinya bertambah, maka Pendi pun membuka konter dan memasang banner yang lebih gede dengan harapan target konsumen semakin banyak dan transaksi yang dilakukan semakin bertambah. Dari situ Pendi sudah mulai melayani 100 transaksi perhari, dan masih ingin supaya target konsumennya terus bertambah.

Pendi pun melakukan invasi ke daerah daerah dan mengajak orang yang ditemuinya untuk membuka tempat jualan pulsa sederhana dan dijadikan downline, yang pulsanya disupply oleh Pendi. Setiap kali downline Pendi melakukan transaksi, maka Pendi pun mendapatkan keuntungan walaupun sedikit. Pendi memantau perkembangan para downlinenya, dan bulan berganti bulan, usaha downlinenya mengalami perkembangan layaknya usaha Pendi dulu. Dan saat ini beberapa downlinenya sudah mulai melakukan invasi seperti yang Pendi lakukan beberapa waktu lalu dengan cara merekrut downline lain.

Itulah yang dinamakan proses duplikasi. Jika ingin mendapatkan keuntungan jual pulsa yang besar, maka lakukanlah hal tersebut. Semakin banyak Anda melakukannya, maka semakin berkembang pula jaringannya. Jika polanya sudah berjalan secara otomatis, maka tanpa Pendi perlu susah payah lagi pun, keuntungan bisa terus menerus masuk ke kantongnya..  Kalo sudah begitu.. menyenangkan bukan??

Hal Non Logis 3 – Kepuasan Konsumen

Barometer ketiga yang menjadikan penentu besar kecilnya keuntungan jual pulsa yang didapatkan adalah bagaimana kita memberikan kepuasan untuk konsumen kita! Jangan mempertimbangkan secara kasat mata, tetapi pikirkan bagaimana hukum sebab akibat berlaku dalam setiap sendi dalam kehidupan kita.

Sebagai perumpamaan begini, Pendi baru saja membuka konter pulsa dan melakukan transaksi pulsa perdananya kepada seorang anak kecil yang disuruh bapaknya! Dengan polos anak tersebut datang dan berkata, “Bang.. kata si bapak isiin pulsa yang 10 rebu ke nomor ini..!” sambil mengasongkan secarik kertas yang berisi nomor bapaknya.

Pendi tetap bersemangat dan melayani anak tersebut dengan ramah dan penuh senyuman. Karena di meja etalase konter Pendi tersedia permen khusus untuk para pengunjung yang datang membeli pulsa, Pendi pun memberikan satu untuk anak tersebut sambil tersenyum dan berkata, “ini dek.. hadiah buat adek.. karena udah pinter bantu bapak ngisi pulsa.”

 Anak tersebut pulang dengan bahagia karena sudah dipuji dan diberikan hadiah permen. Dan ketika sampai rumah, bapaknya pun senyum sambil memberikan 1 keping uang pecahan lima ratus kepada anaknya sebagai hadiah atas bantuan kecilnya tersebut, sebab si bapak puas, pulsanya masuk dengan sangat cepat. Ini terjadi karena si Pendi memilih server dan distributor pulsa yang tepat.

 Keesokan harinya, ada anak lain yang datang di pagi hari.. siang hari ada lagi anak lain yang datang.. begitu juga sore hari.. dan malam hari.. ada beberapa konsumen baru yang datang (orang dewasa) dan membeli pulsa ke konter Pendi. Semakin hari konter Pendi semakin ramai pembeli. Hingga sampai pada hari yang sama saat anak yang satu minggu lalu datang membeli pulsa 10 ribu buat bapaknya.

 “Pagi oom! Isiin pulsa yang 10 rebu buat nomor ini!” sambil mengasongkan secarik kertas seperti sebelumnya.

 Setelah Pendi selesai melakukan transaksi, anak tersebut berkata, “Ooom.. kemarin kemarin ada temen temen saya yang katanya mau bantu bapaknya beliin pulsa disini.. ada kemari nggak om..?”

 “Iya ada..” Jawab Pendi.. “Pantesan kemarin banyak anak anak yang datang kemari! Ternyata dikasih tahu sama anak ini yah” gumam Pendi.

 “Makasih yah dek udah mau ngasih tahu temen temennya.. konter oom jadinya rame deh..” kata Udin berterima kasih sambil memberikan 2 buah permen buat anak tersebut.

Kisah tersebut memberikan pelajaran kepada kita, bahwa keuntungan jual pulsa tidak akan berkurang hanya karena menyediakan sesuatu untuk diberikan kepada konsumen. Karena jika konsumen merasa puas, dia akan mengatakan pengalaman tentang kepuasan tersebut kepada teman dekat dan orang yang dikenalinya, baik anak anak maupun orang dewasa. Dan teknik promosi mouth to mouth (mulut ke mulut) merupakan salah satu teknik promosi yang paling ampuh.

Oh iya, satu lagi yang belum mendapatkan penjelasan logis. Darimana konsumen baru (orang dewasa) mengetahui konter baru Pendi. Ternyata orang orang tersebut adalah teman teman bapaknya si anak. 

Demikian penjelasan sederhana tentang keuntungan jual pulsa yang bisa didapatkan. Intinya, apa yang kita dapatkan tidak bergantung kepada perhitungan logis, tetapi lebih bergantung kepada hal hal lain di luar itu, yaitu, Pola Pikir, Proses Duplikasi, dan Keikhlasan Dalam Memberikan Kepuasan Untuk Konsumen. Semoga bisa menginspirasi

0 Response to "3 Faktor Non Logis Penentu Keuntungan Jual Pulsa"

Posting Komentar